Artikel Kesehatan

Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat

Dalam artikel kali ini akan dibahas informasi mengenai Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat yang mungkin dapat membantu anda. Namun sebelum kita bahas informasi tersebut, alangkah baiknya jika terlebih dahulu kita bahas informasi tentang pengertian asam urat.

Pengertian Asam Urat
Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. Pada perempuan, penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause.

Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat

Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat

Penyebab Asam Urat
Secara umum, Ada dua faktor utama yang menjadi penyebab asam urat pada tubuh seseorang. Dua faktor penyebab ini adalah penyebab asam urat Primer, serta penyebab asam urat yang Sekunder. Hal demikian terbagi berdasarkan faktor penyebab yang ada. Nah, Berikut ini adalah penyebab  penyakit asam urat primer dan sekunder yang perlu kita ketahui:

Penyebab asam urat primer, Hal ini sangat berkaitan dengan faktor yang ada di dalam tubuh seseorang. Asam urat primer bisa terjadi akibat faktor genetik. Jadi, seseorang yang memiliki garis keturunan penderita asam urat, maka mereka bisa mengalami serangan asam urat primer. Selain itu, asam urat primer juga bisa terjadi akibat terganggunya proses pengeluaran asam urat dari tubuh, karena organ ginjal yang sedang bermasalah.

Penyebab asam urat sekunder, Di mana penyebab ini berkaitan erat dengan pengonsumsian makanan. Yang mana konsumsi makanan yang mengandung banyak purin akan menyebabkan kadar asam urat meningkat. Makanan tinggi purin ini adalah makanan yang berlemak jenuh seperti jeroan, daging merah, dan juga minuman beralkohol.

Di samping kedua penyebab di atas, ternyata ada beberapa penyebab asam urat yang tidak diketahui banyak orang. Sehingga menganggapnya sebagai hal yang sepele. Berikut adalah 4 penyebab asam urat tak terduga yang patut Anda ketahui :

Kegemukan
Mengurangi konsumsi makanan penyebab asam urat masih kurang untuk mencegah serangan asam urat. Bila BMI (Body Mass Index) Anda menunjukkan bahwa Anda kegemukan atau obesitas, maka risiko Anda menderita asam urat lebih tinggi. Tubuh pada orang yang kegemukan akan menghasilkan asam urat lebih banyak. Tubuh yang gemuk juga sulit untuk mengeluarkan asam urat dengan sempurna.

Dehidrasi
Mengalami dehidrasi memiliki banyak pengaruh buruk terhadap kesehatan, dan nyeri asam urat adalah salah satunya. Kekurangan cairan tubuh akan meningkatkan konsentrasi asam urat dalam darah. Mereka yang rentan terhadap serangan nyeri asam urat akan lebih cepat merasa nyeri di kaki saat mereka mengalami dehidrasi. Disarankan untuk minum paling sedikit delapan gelas air (2 liter) tiap hari untuk mengurangi risiko dehidrasi dan asam urat.

Aspirin
Sering digunakan sebagai obat untuk mengurangi rasa sakit kepala dan meredakan peradangan, ternyata aspirin dapat meningkatkan asam urat dalam darah. Terlalu sering mengonsumsi aspirin berdosis tinggi dapat memicu nyeri asam urat. Namun penderita penyakit jantung yang diresepkan aspirin rendah, tetap dianjurkan untuk mengonsumsinya. Lebih disarankan untuk memilih diet yang rendah purin ketimbang berhenti konsumsi aspirin.

Diuretik
Diuretik adalah obat penurun tekanan darah yang bekerja dengan mengeluarkan semua garam dan air dalam tubuh. Ternyata obat ini sekaligus menghambat ke luarnya asam urat dalam tubuh, sehingga dapat menumpuk dan sebabkan nyeri asam urat. Untuk mencegah terjadinya penumpukan asam urat disarankan untuk mengonsumsi obat Lopurin atau Uloric bersamaan dengan minum diuretik.

Gejala Asam Urat
Penyakit asam urat muncul akibat metabolisme purin yang tidak sempurna. Purin sendiri merupakan jenis protein yang berasal dari berbagai produk hewani, seperti daging merah, jeroan, serta hewan laut, dan juga alkohol.

Purin dalam jumlah berlebih yang tak dapat dimetabolisme oleh tubuh dan dibuang oleh ginjal akan menumpuk dan meningkatkan kadar asam urat.

Saat kadar asam urat naik, biasanya penderitanya akan mengalami gejala seperti :

  • Rasa nyeri ringan yang kemudian menjadi tak tertahankan pada beberapa sendi. Walau semua sendi bisa terkena asam urat, sendi yang paling umum terserang adalah jari tangan, jari kaki khususnya jempol kaki, pergelangan kaki, dan lutut.
  • Peningkatan rasa nyeri akan berkembang dalam waktu yang cepat, sekitar 1-3 jam pertama. Rasa sakit tersebut bisa berlangsung selama 2 bahkan 10 hari.
  • Rasa nyeri bisa disertai dengan pembengkakan disertai dengan kulit yang memerah. Saat pembengkakan terjadi, penderita biasanya akan sulit untuk bergerak.
  • Nyeri bisa sembuh dengan sendirinya, namun dapat menimbulkan bekas seperti kulit kering pada daerah persendian yang nyeri.

Walau begitu, nyeri bisa kapan saja datang, sehingga penyakit asam urat merupakan penyakit kambuhan, yang bila tidak ditangani dengan tepat, akan terus datang.

Cara Alami Mengobati & Menyembuhkan Asam Urat
Dilansir dari situs bangka.tribunnews.com, Dr John Briffa, dokter dan penulis A Good Look at Good Health, menyarankan kepada anda yang menderita asam urat atau yang memiliki risiko tinggi terserang asam urat untuk menghindari risiko negatif asam urat dengan mengurangi konsumsi makanan yang mengandung purin seperti daging merah, jeroan, seafood, biji-bijian, lentil dan sayuran hijau tua. Gula juga harus dihindari karena bisa menaikkan kadar asam urat.

Mengkonsumsi buah dan sayur segar adalah langkah yang perlu untuk dilakukan, karena dapat menaikkan kadar alkalin tubuh, yang pada gilirannya dapat menetralisir efek asam urat.

Minumlah sedikitnya satu setengah liter air putih setiap hari untuk mempercepat metabolisme asam urat agar segera dibuang oleh tubuh.

Buah- buahan seperti ceri juga bisa membantu karena mengandung proanthocyanidin yang ampuh untuk menetralisir asam urat dan inflamasi karena gout.

Studi kecil terhadap selusin pasien gaout menunjukkan, mengonsumsi 226 gram ceri setiap hari dapat menghentikan serangan gout.

Pengobatan tradisional lain yang direkomendasi Dr. Briffa adalah Cynara scolymus (Globe artichoke). Herbal ini telah lama dipercaya dapat membantu meredakan gout. Konsumsilah 3-5 mililiter larutan Cynara atau setara empat gram Cynara kering perhari sampai gejala gout mereda.

sumber : http://bangka.tribunnews.com/

Sebagai tambahan saja, terdapat beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mencegah kambuhnya penyakit asam urat, serta mengatasi penyakit asam urat.

Cara Mencegah Penyakit Asam Urat
Banyak cara yang dapat kita lakukan supaya dapat terhindar dari penyakit yang satu ini, salah satunya yaitu dengan menghindari makanan yang dapat menyebabkan asam urat, seperti jeroan, makanan laut serta daging merah.

1. Menghindari Makanan Yang Kaya Akan Zat Purin
Makanan yang kaya akan zat purin dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam tubuh. Contohnya seperti:

  • Jeroan (jantung, ginjal, otak,dan hati).
  • Makanan laut (kerang-kerangan dan ikan yang berminyak).
  • Daging merah (daging babi, sapi, dan kambing).

2. Hindari Minuman Keras
Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi minuman keras, maka produksi asam urat di dalam hati akan meningkat, selain itu unsur alkohol juga dapat mengurangi jumlah asam urat yang dibuang melalui urin.

Jenis minuman keras yang paling harus diwaspadai untuk menghindari serangan penyakit asam urat adalah bir dan spirit. Terutama bir, minuman keras ini juga mengandung purin yang tinggi. Sedangkan untuk wine, minuman keras ini tidak meningkatkan risiko terkena penyakit asam urat secara signifikan asalkan diminum hanya satu atau dua gelas perhari.

3. Hindari Minuman dengan kadar gula tinggi
Menurut sebuah penelitian, minuman ringan manis atau pun minuman yang mengandung fruktosa tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit asam urat. Fruktosa sendiri merupakan zat gula alami yang ditemukan pada buah-buahan.  Sedangkan minuman ringan diet atau minuman ringan yang kandungan gulanya rendah, tidak membuat seseorang berisiko terkena penyakit ini.

Selain hal hal tersebut, Hindari kelebihan berat badan atau obesitas juga merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya asam urat pada diri kita.

Cara Mengatasi Penyakit Asam Urat
Penanganan penyakit asam urat memiliki dua sasaran utama, yaitu meringankan gejalanya dan mencegah serangan terulang kembali. Dalam meringankan gejala, Anda bisa melakukannya dengan menempelkan kantung es pada bagian sendi yang terasa sakit.

Untuk mencegah kambuhnya serangan asam urat, Anda bisa melakukannya dengan memperbaiki pola hidup, seperti menurunkan berat badan bagi yang obesitas atau mengonsumsi obat-obatan penurun kadar asam urat.

Kombinasi obat-obatan serta perilaku hidup sehat terbukti ampuh dalam menurunkan kadar asam urat dan melarutkan kristal-kristal penyebab penyakit tersebut. Banyak diantara mereka yang tidak lagi mengalami serangan asam urat di masa mendatang setelah menerapkan cara pengobatan ini.

Itulah informasi mengenai Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat yang bisa kami sampaikan. Semoga saja informasi yang telah disampaikan ini dapat bermanfaat untuk semuanya.

Penyebab, Gejala & Cara Alami Mengobati, Menyembuhkan Asam Urat

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *